Be Fashionista

Walau sedikit basi untuk diungkap, tapi Bangkok International Motor Show (BIMS) 2013 tetap jadi santapan lezat untuk pasar otomotif dunia, terutama Eropa.

be a fashionista cover BIMS 2013

Be a Fashionista – photo by : BIMS-doc.

    BIMS (Bangkok International Motor Show) memang tak semegah perhelatan Frankfurt Motor Show ataupun Detroit Auto Show, namun bisa dibilang keberadaannya memiliki magnet yang sama kuat-nya dengan dua event akbar itu. Dan pada kenyataannya, negara Thailand sendiri memang ‘menyimpan’ banyak basis pabrikan yang memproduksi kendaraan untuk wilayah ASEAN. 

   Tak seperti tahun-tahun sebelumnya yang diwarnai oleh isu peduli lingkungan. Di tahun 2013 lalu, pihak BIMS ternyata lebih memilih tema “Street of Automotive Fashion” untuk digaungkan dalam gedung IMPACT Challenger Hall 1-3, Muang Thong Thani, Thailand. Ya… meski event tersebut sudah lama berlalu, namun bagi saya keberadaan industri otomotif di Thailand saat ini, masih punya ‘gereget’—masih bergejolak dan berevolusi–layaknya dunia fashion, yang akan terus menjadi topik unik yang menarik untuk dibahas, apalagi terkait dengan pasar otomotif di Indonesia. Sementara jika bisa dikaitkan, ranah fashion sendiri memang hal yang tak terpisahkan dari dunia otomotif. Karena para produsen kendaraan—khususnya roda empat, harus bisa menunjukkan daya saing mereka untuk mengeluarkan karakter ‘fashion’ dan karya desain terbaiknya, demi menarik para konsumen.

    Fashion adalah life style. Di dunia otomotif  hal ini bersinggungan dengan desain dan teknologi, yang tentunya akan begitu cepat mengalami evolusi. Jadi  secara tak langsung, mau tak mau pihak penyelenggara BIMS yaitu Grand Prix International, harus mengikuti perkembangan trend ‘Fashion’ tersebut. Pencapaian dari upaya yang selama ini mereka (penyelenggara) lakukan, seperti mengikuti dan menciptakan trend baru untuk kendaraan masa depan itu, akirnya terwujud di ajang BIMS ke-34 ini. Dan saat itu, mereka berhasil menampakkan gairah ‘mode fashion’ paling modern dari ratusan pabrikan kendaraan. Sehingga wajar saja ketika ribuan pengunjung-pun ‘terangsang’ dengan kreatifitas desain dan teknologi dari rentetan produk baru yang dihadirkan oleh tiap ATPM (khususnya mobil).

Atmosfer Bangkok International Motor Show kala itu – photo by : BIMS-doc. 

  Keantusian pihak penyelenggara terhadap tema tersebut, membawa atmosfer unik juga bergaya, dibandingkan perhelatannya di tahun kemarin. Kali ini beberapa produsen mobil makin menguatkan bahasa desain mereka, sehingga produk tersebut mudah dikenali oleh customernya, sekalipun tak ada emblem. Semisal, Ford yang membubuhi tubuhnya dengan gril Trapezoid, Mazda dengan Dynamic Wing, Nissan dengan gril “V”, ataupun Kia yang merubah ke model gril Tiger Nose. So, konsep fashion inilah yang sedikit merubah anonim BIMS, yang biasa tampil sederhana menjadi ajang yang semakin berkelas. Hal itu juga tampak dari segi tata ruang yang lebih rapi secara keseluruhan—termasuk ragam booth yang super eksotis dari para pabrikan kendaraan, tampak lebih elegant. Tak hanya itu, rundown acara-pun sudah terpaparkan dengan ontime. Ya, sekelas Detroit. Dan itulah yang sontak membuat para produsen mobil lebih agresif memamerkan model terbaru mereka, dan yakin bahwa mereka akan memecahkan rekor penjualan—yang tentunya meningkat dari angka tahun lalu—tahun 2012. Dimata Dr. Prachin Eamlumnow, sebagai presiden Grand Prix International Co, Ldt, BIMS tahun ini akan dapat melemparkan kegembiraan kepada ATPM dengan jumlah lebih dari 57.000 unit.

grand opening 2013 bimsdoc 1

Dr. Prachin Eamlumnow – President Grand Prix International Co, Ldt. – photo by : BIMS-doc.

   BIMS 2013 menyajikan gelaran apik dari 36 produsen mobil, dilengkapi dengan 7 brand motor terkenal termasuk ragam aksesoris dan spare part otomotif. Dengan total exhibitor sebanyak 230. Hal ini memacu bangsa kita, Indonesia untuk menyelenggarakan perhelatan yang lebih baik dari mereka (BIMS), dan memperbaharui pasar otomotif yang akan lebih baik dan lebih menggairahkan dalam dua tahun kedepan, dibandingkan dengan Thailand. 

   Perhelatan besar ini memang merupakan kesempatan pabrikan memperkenalkan lagi jagoan-jagoannya yang bakal edar dan tentunya bakal menambah “pundi-pundi” perusahaan. Mereka seperti menabuh genderang perang bersahutan, mempromosikan kehebatan aduan dari masing-masing untuk menarik simpati, minat dan impresi konsumen di kawasan yang sedang naik daun ini. Namun sayang, tak seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka (BIMS) tak lagi banyak menawarkan debut kendaraan ASEAN Premiere. Kejutannya, produsen Eropa-lah yang lebih bersemangat menaruh setitik harapan di ajang ini. Apalagi saat kumpulan negara dengan nilai mata uang tertinggi itu tengah mengalami krisis. 

   Sedikit mengulas tentang pasar otomotif di Eropa. Krisis ekonomi yang sedang melanda negara Eropa tersebut, memang tengah membuat nafas para pabrikan otomotif  juga tersengal-sengal (kritis) dan akhirnya mencari celah baru untuk ‘bergerilya’. Mereka (para pabrikan Eropa )“babat alas” (membuka area), ke lahan barunya yaitu ASEAN—dengan akses masuk, Bangkok Motor Show. Dan mungkin selain karena issue krisis-nya itu, kendaraan ala Eropa ataupun Amerika—yang lebih fashionable dan eksotis daripada produk dari negara-negara lain itu, memang lebih ‘klop’ dengan tema Fashion yang digembar-gemborkan oleh pihak penyelenggara saat itu.

   Melebur ke permukaan iklim tropis wilayah Asia—mereka (produsen kendaraan Eropa dan Amerika) menjatuhkan lebih banyak produknya di BIMS tahun ini Bak dijamu dengan ragam kudapan ala chef Italia, dari gate satu hingga tujuh IMPACT Hall, tampak lebih bergeming dengan kendaraan-kendaraan eksotis Eropa. Dan saat itu, BIMS masih tampak mengikat para pengunjung untuk menjadi ‘vegetarian’, dengan ragam kendaraan, juga teknologi yang low-cost, plus low emissionDan hal ini juga tampak jelas di ‘parkiran’ BMW. 

  Ya, pabrikan asal German itu rela memboyong seluruh line-up product-nya. Dari kendaraan roda empat maupun roda dua, hingga varian yang terhitung cheaper dari BMW 3 series, plus produk berteknologi low-emission milik BMW Active Hybrid (BMW 3-series & 5-series) —semua digelar apik dalam booth bernuansa putih. Di samping itu, perkenalan perdana kendaraan berkode mesin N55B30, memberikan hal baru bagi pecinta BMW, karena paduan tenaga yang ternyata sudah ada di BMW 335i dan BMW 535i ini mendapat pembaharuan dengan adanya tambahan motor listrik. Sehingga mesin terbaru tersebut lebih mumpuni dengan tenaga tambahan yang cukup buas hingga 340hp dan limpahan torsi hingga 540Nm. 

Mungkin saat ini ‘mereka’ sudah ada di garasi para ‘millionnaire’ Indonesia – photo by BIMS doc.

   Bicara tentang Mini, perusahaan yang telah lama di adobsi oleh BMW ini, turut mengisi BIMS dengan booth iconic hitam, biru dan merahnya. Deretan mobil MINI buatan UK (United Kingdom) ini tampil lebih bergairah dan menawan di ajang pameran otomotif The 34th Bangkok International Motor Show 2013. Dan tak sekedar menampilkan koleksi terbarunya, mereka juga menampilkan warna-warni mobil yang unik dan sedap dipandang, khas Mini. Seperti varian Mini D, juga S. Kehadiran Mini Cooper All 4 Paceman, menyita banyak perhatian pengunjung BIMS. Walau tak berbeda jauh dari seri Countryman, namun premium crossover MINI ini punya karakter yang jauh lebih kuat, dan makin sporty. Cakupan mesin bensin 1.6 liter berikut diesel berkapasitas 1.6 dan 2.0 liter, membuat MINI Paceman terbaru ini sangat pantas melenggang di kehidupan urban.

Lifestyle ‘hedonist’ di komplek kehidupan ‘urbanist’ – photo by : BIMS doc.

  Di area yang berbeda, sport car Porsche yang juga berbasis di German tak mau tinggal diam. Kali ini ia mencuatkan produk andalan barunya; Porsche 911 Carrera S Cabriolet dan new Porsche Cayman. Dan menurut klaim mereka, varian terendah dari dua model tersebut telah diisi dengan mesin enam silinder 2,7 liter bertenaga 275 hp. Yang jelas bisa berakselerasi 5,4 detik pada 0-100 km/jam-nya, dengan top speed 266 km/jam.

porsche docby komarjohari

Display ‘sport cars’ paling nendang di 5,4 detik – photo by Komarjohari

   Sedangkan booth ‘priyayi’ Eropa, Mercedes-Benz, memanfaatkan event ini untuk debut ASEAN dari varian seri E-Class terbarunya. Antara lain E200 Eksekutif, E300 BlueTec Hybrid Eksekutif dan E300 BlueTec Hybrid AMG Dynamic. Ketiga keluarga terbaru E-Class ini dipersenjatai tampilan fresh, mesin yang lebih efisien—dengan mesin petrol terbaru yang dikombinasikan dengan teknologi terakhir BlueTec Hybrid,  assistance systems baru dan design idiom baru. Tak mau kalah dengan Mercy, Rolls Royce yang masih kekeh dengan adat klasiknya, turut hadir dan pula men-debut model terbarunya yaitu Rolls Royce Art Deco Collection Car. Mereka (Rolls Royce) juga membawa dua produk andalannya; Art Deco Collection Ghost yang hanya akan di koleksi sebanyak 35 unit di seluruh dunia dan Rolls Royce Phantom.

Rolls Royce bimsdoc 2013

Driver please… – photo by : BIMS doc.

   Jaguar yang juga bermodel klasik, sudah mengalami transformasi ke arah sedan premium seperti Mercedes Benz. Hal itu tampak dari produk yang mereka munculkan beberapa tahun belakangan, dan kali ini mereka (Jaguar) melangsir lagi karya baru mereka yaitu Jaguar XK (grand tourer), XJ (sedan saloon luxury 4-pintu), dan XF (Diesel saloon sedan) di BIMS. Selain Jaguar, anak perusahaan dari Tata Motor itu juga menampilkan beberapa produk Land Rover dalam booth A19/1-nya, seperti model Defender, Freelander, Discovery, Range Rover Sport dan Range Rover Evoque. Tak jauh dari booth Jaguar dan Land Rover, kehadiran Volvo di BIMS juga membawa artikulasi baru di aspal ASEAN. Pabrikan asal Swedia ini datang ke Bangkok dengan line-up terbarunya yaitu Volvo V40 ke pasar Asia Tenggara. Bermain keluar barisan segmen premium. Peugeot, pabrikan Inggris ini masih enjoy dengan line up sedan medium, hatchback dan MPV miliknya. Kali ini di booth berlogo “singa” itu, Peugeot melakukan premiere kendaraan barunya yaitu seri 408.

peugeot bims doc 2013

Si ‘408’ di Indonesia kurang punya nama. Nggak laku, tapi lumayan mahal – photo by BIMS doc.

    ‘Terbang’ ke produk Amerika. Mereka juga tak mau kalah saing di ajang ini. Menggebrak dengan produk terbaru juga teknologi yang semakin mutakhir—Namun tetap dengan gaya berhemat. Seperti Ford, yang kali ini hadir dengan warna-warni segmen terbaru. All new Ford EcoSport bermesin 4 silinder Ti-VCT 1,5 Liter (108 hp dan torsi 138 Nm) dan All new Fiesta (Hatchback) bermesin EcoBoost 1,0 Liter dan 1,6 Liter, mampu memporak porandakan perasaan para pengunjung BIMS. Perkenalan perdana urban SUV milik Ford dan tenaga cabe rawit dari Ecoboost di wilayah ASEAN—yang diprediksi bisa menuntaskan tenaga sama sepeti mesin 1,6 liter inilah, yang membuat Ford sedikit menjadi pusat perhatian disini. Dan dua kendaraan tersebut, dipastikan akan menjalani masa produksi pada akhir tahun ini, dan diprediksi akan memperkenalkan diri ke Indonesia, saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) September nanti.

  Lain hal-nya dengan Ford. Kali ini General Motor mendobrak pasar ASEAN dengan menghadirkan tamapilan baru dari New Chevrolet Cruze LTZ, bermesin unik 1,8 liter yang sudah bisa menggunakan bahan bakar E85 atau Etanol. Hal ini yang menjadikan Cruze sebagai Flex-Fuel Vehicle, yang bisa bekerja dengan bahan bakar bensin murni maupun etanol 85%, dengan hasil tenaga 141 hp dan 177 Nm di 3.800 rpm. Tak hanya Cruze, Chevy Sonic versi sedan atau yang dikenal dengan Aveo sedan di Indonesia juga diperkenalkan dalam ajang besar ini. Tak ada perbedaan interior, eksterior maupun mesin yang mencolok dikendaraan ini. Ya, semua sama. Bedanya hanya penambahan ‘buntut’ di bagian buritannya.

chevy-bangkok-motorshow-2013-07

Jujur, saya sedih melihat dua ‘brand’ besar asli USA harus menyerah di trek tanah air – photo by : motorTrivia.com

   Meski tak sebrutal produk western (Eropa dan Amerika)—dan tak sebanyak mereka, keberadaan produk dari pabrikan Jepang di BIMS masih saja dinantikan dunia, terutama pasar di ASEAN—yang juga menjadi fokus untuk Indonesia. Seperti halnya Toyota. Ya, world premiere dari All new Vios miliknya (Toyota) di event Bangkok Motor Show kali ini mampu membuat publik tercengang dan sempat cemas—karena issue cancel produksinya. Dengan menghadirkan garis sudut yang tajam, generasi ke tiga dari Vios ini memang jauh lebih fresh dari sang kakak. Namun dari segi mesin, ia (Vios) masih memangku kode 1NZ-FE, dengan hasil tenaga 109 hp, dengan torsi 141 Nm di putaran 4.200 rpm. Transmisi yang disandingnya juga masih otomatis 4 kecepatan dan manual 5 kecepatan. Dari Thailand, Vios 2013 akan diekspor ke lebih dari 80 negara, termasuk Indonesia. Bertolak belakang dari Toyota, Suzuki kali ini lebih fokus bermain dengan sang MPV terbarunya, yaitu Ertiga. Kali ini mereka (Suzuki) menyebar benih MPV ke area Thailand—dengan sedikit penambahan pilihan transmisi otomatis. Dan pada bulan Mei kemarin, dua tipe Ertiga matic terbaru ini sudah dipasarkan di Indonesia dengan harga, Rp. 172 juta (tipe GL A/T) dan Rp. 184 juta (tipe GX A/T).

suzuki bimsdoc 2013

Sekarang ia terkenal dengan julukan ‘mobil online’ – photo by : BIMS doc.

  Sama-sama bertempat lahir di negara Sakura, Mitsubishi juga tak mau kalah mengisi booth mereka dengan produk terbaik; Mirage dengan warna pink yang memikat, tampak menarik perhatian pengunjung BIMS. Sedangkan SUV Pajero Sport tampak gagah di ‘podium’ menunjukkan otot-ototnya. Tak ketinggalan double cabin Strada Triton tampil memukau dan Lancer EX serta Lancer Evolution X menyihir para speed lovers. Namun untuk hatchback sporty, irit, bergaya dan limited, mungkin Mazda-lah pemenangnya. Ya pada kesempatan ini, selain memajang beberapa line-up kendaraan terbaiknya, pabrikan asal Jepang ini juga memukau pengunjungnya dengan menghadirkan Mazda2 Sport Limited Edition-nya. Sekedar facelift dan perubahan materi interior-nya, membuat hatchback putih ini tampak berbeda.

  Honda Thailand memanfaatkan kesempatan ini untuk meluncurkan kembali sang legenda, All new Honda Accord. Tak ayal, kehadiran Accord generasi terbaru kali ini mendapat perhatian besar dari para media, juga pengunjung. Kesan elegan yang dulu pernah terpancar dari Accord tak lagi tampak. Kini ia tampil lebih bantet, dan ringan (lebih ringan 25 kg dari sebelumnya). Namun dua pilihan mesin besar-nya; 2.000 cc (174 hp dan torsi 225 Nm) dan mesin 2.400 cc—yang diprediksi akan masuk ke Indonesia bulan ini, masih tersedia. Sama seperti Accord terbaru, Honda Brio versi sedan yang dijuluki Amaze ini juga membuat banyak orang tertarik. Pasalnya, kendaraan yang memulai petualangannya di pasar Thailand ini punya tampilan ‘moncong’ yang sedikit berbeda pada grille yang dibuat beratap. Sedan kecil yang ramah lingkungan ini juga memiliki mesin diesel yang kurang umum di wilayah ASEAN—Yaitu i-DTEC 1.5 L. Namun melihat pontensi pasar yang ada, mesin yang digunakan untuk pasar India ini, juga akan segera dihempaskan untuk produk pasar ASEAN. Tak jauh dari booth Honda, Isuzu yang juga seorang pesumo, mengusung pegulat baru di segmen double cabin, yaitu New Isuzu D-Max X-Series.

   Pabrikan asal Jepang lainnya, Nissan juga kedapatan mendaur ulang tampilan city car andalannya, March. Tampang barunya kini didesain lebih elegan dan sporty. Perubahan yang mecolok tentu saja terjadi di bagian moncong-nya. Bentuk grill pesek dengan tambahan aksen krom khas Nissan menambah lucu dan keren kendaraan ini. Ada kemungkinan March Facelift ini akan masuk ke Indonesia dengan sedikit perubahan dan dalam waktu dekat, namun informasi hari ‘H’-nya belum pasti. Yang paling di tunggu di booth ini adalah penampilan All new Nissan Pulsar. Sebuah hatchback segmen C terbaru milik Nissan ini dibekali dengan dua pilihan mesin yang lebih kecil dari pada Nissan Sylphy terbaru; yaitu 1,6 dan 1,8 liter.

Pilih salah satu. Japanese or Korean – photo by : BIMS doc.

   Di lain hal, walaupun sedang persiapan perang di negaranya, para pabrikan asal Korea, tampaknya cuek dengan hal tersebut. Saat BIMS mereka masih saja berperang sendiri melawan para kompetitornya di pasar ASEAN dengan men- show off rangkaian produk terbarunya. Seperti KIA dan Hyundai. Mereka berdua hadirkan gejolak tersendiri dalam ajang ini. KIA yang hadir di BIMS dengan line-up sedan kompak terbarunya yaitu Rio Sedan. Ya, kendaraan yang akan menjadi kompetitor Aveo sedan dan Vios ini juga ditampilkan dengan tambahan bodi buritannya, namun tetap dengan mesin yang sama dari versi hatchback-nya. Walau banyak pabrikan yang bermain dengan buntut, Hyundai bertolak dari itu. Ia (Hyundai) sendiri, lebih ingin menggebrak pasar dengan menghadirkan line-up hatchback-nya yang di tuang dalam tampilan enerjik dari tipe Veloster terbaru. Mobil yang dikembangkan oleh Hyundai Research and Development Center (R&D) di Namyang, Korea Selatan ini bisa menjangkau jarak sejauh 15,3 kilometer dengan 1 liter bensin. Sementara untuk versi manualnya bisa mencapai 1:16,3 Km. Irit!—dengan mesin Gamma GDI berkapasitas 1.600 cc 4 silinder Gasoline Direct Injection (GDI).

BIMS ke-34 memberikan space ‘lapak’ untuk brand motor – photo by : BIMS doc.

  BIMS tak hanya menggendong para pabrikan besar. Puluhan produsen mobil di luar Eropa ataupun Jepang, juga pabrikan sepeda motor juga mengisi denyut Bangkok Motor Show kali ini. Ya, mereka juga memamerkan produk-produk terbarunya disini. Seperti Gem Car, Ssangyong, Haval, Ducati (motorcycle) Kawasaki dan lain sebagainya. Yang pasti keberadaan mereka disini akan mempengaruhi gaya hidup kaum urban di seluruh ASEAN bahkan di dunia. Be Fashionista!. Nv.

Next Dream Car (Concept)

   Bangkok Motor Show 2013 yang tengah dihelat di Thailand penuh dengan kemeriahan mobil-mobil baru. Salah satu booth yang paling menarik yakni deretan mobil konsep atau masa depan yang berdesain futuristic.

   Salah satu booth kendaraan premium yang diisi oleh 22 model kendaraan, Mercedes Benz, men-show-off konsep elegan, yaitu Concept Style Coupe berwarna silver—yang terakhir di debut pada tahun lalu di Taiwan. Dari kubu Amerika, GM mendorong kendaraan couple konsepnya; Chevrolet Tru 140S dan Chevrolet Concept 130R, yang senantiasa menyita banyak mata pengunjung BIMS ke 34 ini.

   Di booth Jepang, Toyota juga memanfaatkan ‘lapak’-nya di BIMS dengan menaruh dua kendaraan konsepnya. Sebut saja Toyota FCV-R dan Toyota Fun Vii. Dan Mitsubishi menggelar dua concept car-nya di BIMS. Alur pasar yang ada—dengan small car (kendaraan kecil), tampaknya tak terlalu mempengaruhi mindset Mitsubishi kedepan. Hal itu tampak dari dua kendaraan masa depannya, yaitu Mitsubishi Concept G4 – sedan dan konsep double cabin-nya; GR-HEV (Diesel Hybrid). Selain itu, di booth Nissan, tampilan concept car-nya, yaitu Ellure—berbentuk sedan futuristic empat pintu (dengan satu handle pintu) yang membuka kesamping, sangat unik untuk di bawa dalam mimpi. Nv.

Girls on Fire (Sexy Babes)

   Pada setiap acara otomotif, mulai dari pameran sampai ke balap, salah satu unsur yang semakin menonjol adalah penampilan para babe. Menurut  kamus Merriam-Webster, babe adalah wanita muda yang menarik secara seksual.

   Nah, di Bangkok International Motor Show (BIMS) 2013 atau ke-34 yang berlangsung saat ini, tak hanya  mobil-mobil  konsep  atau model-model terbaru yang menarik bagi wartawan untuk dijepret, juga para “babe”.

  Tiap pengunjung—tak hanya awak media juga tertarik mengabadikan paras ayu, para wanita Thailand itu. Mereka tampil dengan berbagai gaya, dari yang seksi sampai futuristik dan angun, sesuai dengan mobil yang didampingi. Nv.

(Tulisan saya ini pernah di publish di majalah Motor Trend Indonesia 2013)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s